Rush Money merupakan
suatu gerakan yang menarik uang secara bersama – sama dari tabungan masing –
masing, dan dengan jumlah yang besar, bahkan ada juga yang berada di tabungan
atau Bank di habiskan sampai tidak ada sisa lagi.
Untuk
mengingatkan semua oranng terkait dengan Rush Money, agar mulai
saat ini setiap orang pengguna media sosial harus lebih bijak lagi, jangan
sampai seseorang menyebarkan atau memba
Setiap
orang agar tidak terburu – buru menyebarkan informasi terkait dengan masalah Rush
Money yang
terdengar belakangan ini. istilah ini lebih sering muncul pasca aksi damai yang
dilakukan pada 4 November 2016 lalu. dimana sejumlah ormas Islam menuntut
gubernur Ahok.
Setelah kejadian
tersebutlah muncul istilah Rush Money yang kabarnya akan dilakukan oleh
rakyat Indonesia apabila proses hukum yang dilakukan kepada dugaan penistaan
agama tidak berjalan sesuai dengan hukum yang adil.
Sementara itu,
untuk pengertian dari aksi Rush
Money merupakan
gerakan menarik uang yang ada di bank sebanyak – banyaknya untuk tujuan
mengguncang perekonomian dari dalam negeri. Ini tujuannya untuk menjadi sebuah
motiv lantaran kecewa terhadap pemerintah.
Atau bisa juga
lantaran ada sejumlah pihak asing yang sengaja menyulutnya untuk menghancurkan
kestabilan perekonomian suatu negara. Dampak dari Rush Money dalam hal ini
dibagi menjadi tiga dampak yang penting.
Yang pertama adalah
dampak ekonomi, dimana jika aksi ini dilakukan maka akan timbul kekacauan dalam
sistem perbanka. Pihak bank akan mengalami kekurangan uang cash yang akan
menyebabkan gejolak ekonomi.
Yang kedua adalah
dampak sosial, dengan adanya bank yang sedang kacau maka akan timbul sejumlah
keresahan yang ada di masyarakat. Hal ini akan menurunkan tingkat kepercayaan
masyarakat terhadap pihak pemerintah khususnya Bank Indonesia.
Yang ketiga adalah
politik, dimana dengan adanya gerakan Rush Money, maka para politik leader
yang menjadi pendukung pemerintah bisa saja menarik konsensus untuk menarik
dukungan pemerintah yang sah.
Jika Rush Money
akan dilakukan maka bahaya yang timbul bahakan krisis yang terjadi di era 90an
dapat terulang kembali.
No comments:
Post a Comment